Minggu, 23 Februari 2014

bangun oti

pilih penyikapan yang baik
jangan berpikir sedikitpun bahwa prospek masa depan musnah
berpikirlah bahwa ini awal dari sebuah rencana sesungguhnya bukan sebuah khayalan
dan sekarang ini nyata loh otiii

sifat buruk ku?

ketika teman dekat atau kerabat melukai hati walaupun dengan sedikit goresan
sukar bagiku untuk bertingkah senormal mungkin
aku tak suka mengenakan topeng
apalagi untuk menutupi ketidak sukaanku
maaf tak bisa
dan lebih buruknya lagi
semua kebaikan yang pernah kau lakukan terhadapku
seolah sirna saat itu juga
yang muncul dan terlihat hanya kesalahan-kesalahanmu saja
maaf, kau jadi tak berarti di hadapanku saat ini

merindu

semua resah yang menghampiri
hanya soal rindu yang belum terbayarkan
jika bertatap muka menjadi obatnya
mengapa tidak kau luangkan waktumu untuk ku?
sebentar saja...

antara mimpi dan kenyataan

lain mimpi, lain kenyataan
dalam mimpi, kau baik sekali terhadapku
tapi kenyataannya, saat ini kau sedang mengacuhkanku
dalam mimpi, kau menggandeng dan memegang erat tanganku
tapi kenyataannya, saat ini kau tak mengulurkan tanganmu untuk aku genggam
dalam mimpi, kau membelai kepalaku dengan mesra
tapi kenyataannya, kau membuat isi kepalaku bekerja keras
bertanya akan keberadaanmu saat ini
dalam mimpi, kau tersenyum dan bahkan tertawa terbahak bersamaku
tapi kenyataannya, kau hanya membuatku tersenyum kaku
dan mentertawakan diriku sendiri
lucu
lucu sekali aku ini
bahkan bayangan dan potretku dalam cermin
ikut mentertawakanku karena kebodohanku terhadapmu

jarakmu terhadapku

kini tiada lagi cinta yang kurasa
tiada lagi canda
malah terasa biasa
aku nikmati rindu yang sedikit pilu
antara aku dan kamu
antara kita
seperti ada jarak fatamorgana yang membentang

...

hari ini langit tampak begitu gelap
padahal, tak ada pertanda akan turun hujan
apa karena hujan itu akan jatuh di pipiku?
ah... sedang memikirkan apa aku ini?

biang gosip

sedang apa kalian?
ngerumpi dan menggosip di depan kamar orang
bahkan disaat matahari belum muncul menampakkan diri
kalian bicara dengan lantangnya
kalian tak tau?
bahwa aku juga sedang menggosipkan kalian pada hati
ya... hati ku sendiri

alone

malam ini hanya terasa sunyi
bertemankan hujan dan dentingannya yang terdengar dari sudut kamar
malam dimana tak ada beda dengan malam-malam sebelumnya
malam yang penuh penantian
sedikit lelah memang sebenarnya
tapi hanya ini yang aku bisa
dan aku sendiri tak munafik
karena aku marah sebenarnya

disinggahi masalah

kalau saja setiap masalah dapat diselesaikan dengan cara di bawa tidur
aku akan melakukannya
bahkan akan sedikit memperpanjang waktu tidurku
agar terhindar dari yang namanya masalah

lewatpembicaraan

pembicaraan kita hanya sekedar topik
BESOK
anggap saja kita tak pernah mendiskusikannya
anggap saja kita tak saling mendengar satu sama lain
karena, itu tak akan merubah apapun
tak akan ada yang berbeda
tak akan ada yang lain
kita tetap sama

sibukmu

tiap hari aku selalu mencarimu
entah lewat telephone atau message
tapi kau sendiri cuek, bahkan tak peduli
aku hanya ingin sekedar menyapamu
"apa kabarmu?"
aku hanya ingin tau keberadaanmu
"dimana saat ini kau singgah?"
aku hanya ingin tau posisimu
"lebih dekat atau lebih jauh jika aku melihatnya di peta?"
ya... hanya dari peta aku bisa mengikutimu
bahkan aku anggap kita sedang jalan-jalan menelusuri peta
karena itu yang kita bisa

ketidakdewasaanmu

rasanya seperti jadi pengasuh anak kecil
harus selalu menjaga hatinya
tapi apakah dia sendiri peduli padaku?
peduli dengan hatiku yang selalu menjaganya
entah... ah, aku lupa kalau dia seperti anak kecil

...

Tuhan...................
Kenapa hati ini selalu mengingatnya?
keberadaanMu terkadang terkalahkan olehnya
Engkau tak merasa cemburu karena dalam pikirku selalu ada dia?
hamba ingin Engkau cemburu
hamba ingin Engkau marah
hamba ingin Engkau segera bertindak dan menyikapinya
tapi kenapa engkau malah duduk diam tak bergerak?
tanganMu pun seakan sedikit enggan mendekap untuk saat ini
apalagi merangkul hamba yang haus akan pelukanMu
Tuhan...................
hamba ingin Engkau cemburu
hamba ingin Engkau marah
hamba ingin dalam pikir hamba hanya ada Engkau
hamba ingin Engkau yang terpatri dalam jiwa dan relung di hati

serupa tapi tak sama

aku melihatmu seperti seseorang yang dulu pernah mengagumiku
persis... hampir mirip
senyum mu, warna kulit mu, tinggi dan kurusnya badanmu
ah... mendadak jadi merindukannya
apa kabarnya sekarang?
aku ingin menyapanya dalam kenangan

jogjaku warna abu-abu

berbekal payung dan masker aku menyapamu di pagi hari
matahari seperti sedang bersembunyi dan enggan keluar menampakkan diri
bahkan genting rumah dan jalanpun
seakan sedang mengenakan selimut abu-abu polosnya
daun dan bunga seperti tak bersemangat menyambut hari ini
karena matahari hanya memberikan dia warna abu-abu
ada yang salah dengan hari ini
atau malah mimpiku yang salah hari ini?
aku bermimpi seperti sedang berada di eropa
tapi hanya sesaat, tak lama
dan aku sadar semua ini tampak abu-abu karena sedang hujan abu
"bukan salju"
ah... sepertinya aku terlalu lama menikmati mimpiku
bahkan malah terlalu jauh mengikuti khayalku


14 feb 2014

...teman terhebatku

oti mengucapkan banyak terima kasih atas doa, perhatian dan ucapan belasungkawa yang sudah disampaikan sehubungan dengan wafatnya abah oti tersayang kemarin tgl 19 februarui 2014. Semoga (abah) dihapuskan segala kesalahannya, dibukakan pintu Surga baginya, dilimpahkan rahmat kepadanya, dan ditempatkan di tempat terbaik di sisi Allah SWT. Aamiin... Insya Allah teman-teman semua mendapatkan pahala dan balasan yang berlipat ganda dari Allah SWT. Aamiin...

...anakmu

ketika gelar itu sudah di dapat
kau belum sempat mengucapkan kata selamat dan bangga akan anakmu bah

Sabtu, 08 Februari 2014

...


Pagi ini aku merindukannya
Dia
Dia yang mendiamkanku selama 31hari atau 1bulan belakangan ini

...


Sepertinya takdir sedang mempermainkanku
Bahkan alampun tertawa menyaksikannya

...


Selalu saja menghilang tak beralasan
Dan kau tau?
Kau anggap kata-kataku semua itu sampah
Miris

...


Melihat kamu tersenyum padaku walaupun  hanya sekedar lewat foto
Sudah membuatku merasa cukup senang dan sedikit membaik

...


Aku merasa rugi sebenarnya dalam kesetiaan
Apa aku harus membuka hati ini untuk orang lain?

...


Ketika aku membayangkan dan memikirkanmu
Apakah kau pun melakukan hal yang sama