Minggu, 19 Januari 2014

....

hem..
kau membuatku diam
bahkan diamku tak paham dengan keadaan
diam yang terselip pertanyaan.......
apa ada tutur kata ku yang terbersit luka?
aku tak paham karena kau tak menjelaskan
tapi....
thanks, untuk waktu mu hari ini

aku dan dinding kamarku

kau mampu merubah dirimu seperti dinding-dinding kamarku?
tak berubah terhadapku, apalagi berpaling
ia tak mampu melakukannya
bisa? aku harap kau jawab "iya"
kau tau yang mendengar kisahku paling banyak itu siapa?
sayangnya bukan kamu, tapi dinding kamarku
yang selalu menjadi pendengar setiaku
kau tau yang memberikan sandaran paling nyaman saat aku membutuhkannya
seperti sekarang ini siapa?
sayangnya bukan kamu, tapi dinding kamarku
yang selalu memberikan kenyamanan untukku bersandar melepaskan letihnya hati karena kau tak mengunjungi
sayangnya itu bukan kamu, yang sosoknya saat ini tak ada untukku
sayangnya itu bukan kamu, yang bahkan dalam mimpipun kau masih bisa membuatku merasa cemburu

Selasa, 14 Januari 2014

tentang hati

bosan merayu dan lelah meminta
marah... marah... marah
marah yang terpendam dan tak dapat ku ungkapkan
mencaci dalam hati
memaki dalam hati
teriak dalam hati
bertanya pada hati
bahkan yang menjawabpun hati
disaat hati sudah tak sanggup menampung semua hal dan merasa rapuh
harus pergi kemana untuk memulihkannya?
walau tak seutuh hati yang sebelumnya
setidaknya sedikit membaik untuk sekedar mengeringkan luka

.......

bentuk sakit hati yang kau berikan
telah mendewasakanku dalam bersikap dan berpikir
apalagi menahan marah
sudah terbiasa

Rabu, 08 Januari 2014

menyapaMu di sepertiga malamku

malam yang hening...
aku menyapanya dalam pertemuaku denganMu
disaat orang lain terjada dalam tidurnya
aku memilih bangun dari tidurku
disaat orang lain merasa lelap dalam tidurnya
aku memilih melangkahkan kaki berwudhu dan bersuci
disaat orang lain menikmati mimpi indahnya
aku memilih bertemu dan menyapaMu
mengkhusukkan ibadahku
menadahkan kedua tangan dan berharap
engkau mendengar curhatku

Jumat, 03 Januari 2014

kalian yang terbaik

rasa kehilangan muncul ketika kata pisah terucap
sedih di hati mengalahkan deras hujan yang jatuh
cerita tentang aku, kamu dan kalian akan aku simpan rapi dalam ingatan
doa perpisahan tak lupa aku panjatkan untuk kamu dan kalian
"sukses untuk kita semua, dan semoga akan ada sua untuk kita merajut cerita baru

bersama aku, kamu dan kalian"
jangan lupa temanmu yang satu ini yah
yang akan selalu merindukan kamu dan kalian

tak sama

sekecil apapun luka yang pernah kau gores di hatiku
sulit bagiku untuk membuat hati ini utuh kembali

pesona topeng

topeng siapa yang kau kenakan?
aku tak menyangka kalau selama ini kau mengenakan topeng itu
kapan waktunya aku melihat sisi aslimu tanpa kau mengenakan topeng?
siang?
malam?
atau fajar menjelang?
atau bahkan disaat senja terlihat indah
dan bulan tak sabar menunggu datangnya malam?
kapan saat kau tak mengenakan topeng itu?
terkadang kau tampak seperti sosok yang tenang dan pendiam
tapi pendiam yang membuat dada seolah sempit dan sesak

hati yang tak utuh

hei... kau...
orang yang selalu menambah lubang baru dihatiku
coba kau tengok hatiku
sudah berapa lubang yang kau buat di hatiku ini?
atau malah sudah tak ada tempat untuk lubang baru yang barusan kau buat lagi pada hatiku ini?
tak usah bertanya kenapa banyak lubang di hatiku
karena kau yang melakukannya
yaaa... ini karena ulahmu

gumamku

kenikmatan dan rasa senangku
hanya sebatas penglihatan orang melihatnya
keruhnya hati tak satupun orang menciumnya

bibir berucap hati berdusta

kalau untuk kenyamanan dan kesenangan orang lain
kenapa tidak?
atau malah dianggap pengecut karena mengumpat pada hati?

peluk, cium dan sayang untukmu

terlalu pandai kau menyimpan perasaanmu selama ini
tapi hari ini aku bisa melihat perasaan yang kau sembunyikan itu
disaat wanitamu ada yang mengusik
ternyata kau pun bisa marah
bahkan ketika kau merasa tak suka dengan marahmu itu
aku malah menemukan kenyamanan disisimu
suatu bukti bahwa ternyata kau memang menyayangiku

ini yang aku bisa

didalam kepanikanku terhadapmu
aku memutuskan untuk mencoba pasrah dengan perlakuanmu
mencoba menahan kesabaranku
dan segala jenis amarahku

Kamis, 02 Januari 2014

kau kembali

heiii air mata...
bukankah kemarin sudah ku titipkan kau pada kembang api dimalan tahun baru?
kenapa hari ini malah kau mengunjungiku?
bukankah kau telah berjanji tak akan kembali?
tapi kenapa baru sehari kau malah datang bersama teman-temanmu?
aku tak mengharapkan kau kembali
aku harap ini kunjungan terakhirmu
aku harap setelah ini kau pergi ke tempat yang jauh
hingga kau lupa untuk tak kembali mengunjungiku

miskom

begitulah seharusnya kamu
mematikan HP mu dibandingkan ketika HP itu hidup tapi kau tak menjawab telephone dan membalas message yang aku kirimkan
aku suka....
lebih suka lagi kau mematikan HP itu dalam waktu yang lama
bahkan kalau bisa, selama kau tugas jauh disana tak usah menghidupkannya
itu akan membuatku lebih senang
menghidupkan kembali HP mu disaat kau sudah pulang dari tugas dan mempersiapkan tanggal untuk kita bersua
aku akan menunggu kabar itu
kabar kepulanganmu

menunggu tak berpaling

menunggu kedatanganmu pulang dari tugas
menunggu datangnya waktu kita bersua
menunggu waktu saat kau mengunjungiku
menunggu telphone mu
menunggu message mu
menunggu kabar darimu
menunggu kau sadar dari tidur panjangmu
menunggu kau kembali dari ketidak sadaranmu
menunggu peluk hangatmu
menunggu kau menyapaku diwaktu sibukmu
menunggu kau meperhatikanku

Rabu, 01 Januari 2014

menyambutmu 2014

selamat datang tahun baru
selamat tinggal 2013
tahun yang penuh dengan air mata telah berlalu
selamat tinggal kesedihan
karena aku telah menguncimu dalam catatan usangku
selamat tinggal sakit hati
karena aku telah menitipkanmu pada kembang api yang akan hilang terhempas angin
selamat tinggal air mata
karena aku telah menghabiskanmu disisa akhir tahun ini
selamat datang kebahagiaan karena hati ku selalu menyambut kedatanganmu