Jumat, 27 Desember 2013

jenuh menyapaku

ketika rasa jenuh mulai menyapa hubunganku
pikiran seolah bekerja lebih keras agar menemukan warna baru
hatipun siap menebalkan dinding-dinding kokoh karena tak mampu protes pada keadaan
bersiap untuk tak dihiraukan kembali
bersiap untuk bertemu sepi kembali
bersiap untuk melihat ego yang besar muncul kembali
bersiap untuk menyapa dingin layaknya di kutub utara
dan bersiap untuk menyibukkan hati
bersabar... hanya kata itu yang selalu menguatkanku
dan aku percaya, ini hanya sesaat
seperti angin yang menyapa kulit tubuhku
terasa hanya saat lewat melintas
karena esok akan ku dengar sapaan hangat di telinga dan bermuara pada hati
yang ikhlas untuk selalu menerim

Tidak ada komentar:

Posting Komentar